Tindakan Darurat Untuk Menangani Trading Yang Gagal

Terkadang, selama hasil akhirnya masih positif, kerugian bisa dibiarkan. Namun, jika bisa memilih, tentunya tidak ada trader yang mau terus merugi. Namun kenyataannya, semakin banyak trader yang merugi, semakin panik.

Tindakan Darurat Untuk Menangani Trading Yang Gagal

Serangkaian tren kerugian telah mengubah pandangan pedagang tentang trading forex. Pasar dianggap tidak bersahabat dan harus ditempati. Segera, disiplin dan metode trading yang konsisten ditinggalkan. Yang penting adalah bagaimana Anda membalas dan menaklukkan pasar.

Kerugian trading tidak dapat dihindari, tetapi jika kerugian sering terjadi, atau bahkan secara psikologis, hampir tidak mungkin bagi pedagang untuk diterima sebagai kenyataan.

Hal ini akan menyebabkan mereka merusak sistem trading yang mereka gunakan, jika tidak segera ditangani akan membuat pedagang lebih sulit secara psikologis dan hasil trading akan lebih buruk. Bahkan, mereka merelakan trading forex dan melakukan balas dendam.

Ini adalah pengalaman seorang pedagang valuta asing yang frustrasi karena kehilangan garis.

Dia merumuskan tindakan darurat dan mengambil tindakan segera sehingga pedagang yang hampir frustrasi dapat melanjutkan trading normal.

1. Segera luangkan waktu untuk istirahat

TRENDING :   Step Membuat Trading Plan

Jika Anda mengalami kekacauan dan panik setelah mengalami kerugian berturut-turut, segera hentikan trading dan istirahatlah. Lupakan kompleksitas posisi trading Anda. Biarlah transaksi yang masih terbuka dulu.

Merasa nyaman bukan berarti berhenti sepenuhnya, Anda akan bisa berpikir lebih jernih tentang langkah-langkah terbaik untuk mengatasi kehilangan posisi terbuka. Metode ini sederhana, tetapi sering diabaikan oleh para pedagang.

2. Tentukan faktor-faktor yang menyebabkan kerugian terus menerus

Kehilangan yang terus menerus dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti tekanan mental, euforia, kesenangan yang berlebihan, atau perubahan kebiasaan sehari-hari akibat kondisi lingkungan yang terus berubah dan tidak sesuai. Tekanan mental ini biasanya mengarah pada trading yang berlebihan.

Cucunya, salah satu panglima perang terkenal dari bekas Kekaisaran Tiongkok, menetapkan aturan bagi personelnya untuk selalu menjaga sikap normal:

“Kamu hanya bergerak ketika kamu tahu kamu akan mendapat keuntungan, kamu hanya bergerak ketika kamu tahu kamu akan menang, dan kamu akan menyerang hanya dalam situasi yang sangat kritis.”

3. Meneliti jurnal trading selama periode kerugian berturut-turut

TRENDING :   Tips Trader Sukses Untung Berkali Lipat

Setelah memahami kausalitas di luar sistem trading yang digunakan, langkah selanjutnya adalah memeriksa pelaksanaan rencana trading yang Anda setujui. Lihat log transaksi selama kerugian berturut-turut.

Apakah rencana trading Anda cukup konsisten? Jika saya memang menyimpang dari rencana, apakah mungkin karena faktor-faktor yang disebutkan pada poin (2) di atas?

4. Bertindak seperti trader profesional

Setelah memahami faktor utama penyebab kerugian back-to-back, harap segera lakukan perbaikan. Bertindak seperti seorang ahli, temukan akar penyebab masalahnya, lalu perbaiki.

Jika masalah utama terletak pada poin (2), apa yang perlu Anda lakukan, dan jika poin (3) ada, Anda harus menentukan strategi atau rencana trading. Lakukan sekarang.

Menurut pengamatan saya, trader profesional dapat beroperasi dengan pola pikir yang cukup matang dan tidak rentan terhadap peningkatan berkelanjutan.

Setelah mengalami sederet kerugian, saat gugup dan hampir tertekan, Anda perlu melakukan empat langkah darurat di atas sebagai tindakan pertolongan pertama. Langkah selanjutnya tentu saja memperbaiki konten yang lebih detail. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *